Aku pernah merasakan sedih saat ditinggal oleh seseorang.
Seseorang yang dulu teramat begitu dekat, kemudian Allah memisahkan sejenak ataupun selamanya.
Hanya karna perubahan jilbab lebar dan khimar panjangku.
Hanya karna perubahan sikapku dalam menyapa.
Hanya karna caraku yang berbeda dalam memaknai arti cinta sebelum halal itu tiba.
Hanya karna ketegasanku menyikapi perkara Halal dan Haram dalam bermuamalah pada sesama ataupun langsung pada-Nya.
Iyaaa. Karna perubahanku ini, membuat beberapa orang mundur meninggalkanku.
Beberapa dari mereka beralasan. Karna kini aku tak asik lagi untuk diajak berteman.
Ada juga yang beralasan karna aku sok taat, sok baik, dan predikat lainnya yang menyisakan luka didada.
Bahkan ada pula yang beralasan karna kini aku ikut aliran tertentu, hingga mereka takut untuk dekat denganku.
Mustahil memang.
Menuntut mereka untuk setia bersamaku.
Memaksa mereka untuk tetap mau jalan bersamaku.
Bahkan meraih ridho untuk memahami keyakinanku
Sejatinya. Kita tidak akan pernah berhasil meraih ridho dari setiap makhluk-Nya.
Kecuali memilih untuk tegar melangkah sendiri dijalan-Nya.
Dengan bermodalkan keyakinan, jika ini adalah pilihan yang Allah sukai, yang Allah cintai, yang Allah ridhoi dan cukuplah satu ridho dari-Nya kumiliki.
Semoga renungan ini bermanfaat sekaligus mengingatkan kita semua.
No comments:
Post a Comment