( AMALAN )
Ditengah krisis ada baiknya kita semua pada mendekat kepada Allah, mari gabungkan cara-caranya ditulisan ini, insya Allah ini sebuah pencerahan, sekaligus pengingat, cara-cara ini kalau bisa jangan cuma satu, semampunya diambil seberapanya gitu, kebanyakan mungkin kita terpaku pada satu cara. Ibarat main silat langsung sekian jurus, selain melatih kita selalu bergantung sama Allah, insya Allah bisa jd jalan untuk tetap tegar ditengah krisis, kemudian amalan ini bisa jadi jalan untuk mengumpulkan bekal pulang diakhirat kelak. Baca secara perlahan dan dipahami maknanya. Insya Allah Allah kasih kita sakses didunia dan akhirat..
1. Istighfar dan TaubatNabi Nuh Alaihissalam berkata kepada kaumnya : "Maka aku katakan kepada mereka, mohon ampunlah kepada Rabb-mu, sesungguhnya Dia Maha Pengampun, niscaya Dia akan menurunkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula didalamnya) sungai-sungai". (QS Nuh : 10-12)”Barang siapa yang selalu beristighfar, Allah akan memberinya kelapangan dalam setiap kesempitannya. Dan, Allah akan membukakan jalan dari kesusahannya serta Allah akan memberinya rezeki dari yang tidak disangka-sangka.” (HR Abu Daud dan Ibnu Majah).
2. Taqwa
Fiman Allah : "Barang siapa yang bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya dan memberinya rizki dari arah yang tiada disangka-sangkanya". (QS. Ath-Thalaq : 2-3)
Salah satu ayat yang menyebutkan ciri utama orang bertaqwa adalah ayat sebagai berikut adalah cinta akhirat :
وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَلَلدَّارُ الْآَخِرَةُ خَيْرٌ لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ أَفَلَا تَعْقِلُونَ
”Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?” (QS Al-An’aam ayat 32)
Setiap pendamba negeri akhirat selalu siap kepayahan dalam ibadah, tidak bergantung pada hitungan dunia, pecinta akhirat akan selalu memberikan yang terbaik dan tidak seadanya semisal sholat diakhirwaktu, malas, berat bersedekah terbaik lebih milih yang jelek, menunda beramal shaleh dst. Allah maha tahu kesungguhan pengorbanan hamba-Nya.Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, dimana beliau bersabda: “Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu penyakit dan sejenisnya, melainkan Allah akan mengugurkan bersamanya dosa-dosanya seperti pohon yang mengugurkan daun-daunnya” (HR. Bukhari no. 5660 dan Muslim no. 2571).Dalam kasus taqwa sebagai target Ramadhan ibadah Rosulullah ialah dermawan, shalat malam, membaca Al-Qur'an, susul dengan puasa sunnahnya dibulan lain.
“Nabi saw adalah orang yang amat dermawan, dan beliau lebih dermawan pada bulan Ramadan, saat beliau ditemui Jibril untuk membacakan padanya Alquran. Jibril menemui beliau setiap malam pada bulan Ramadan, lalu membacakan padanya Alquran. Rasulullah saw ketika ditemui jibril lebih dermawan dalam kebaikan daripada angin yang berhembus.” (HR. Bukhari & Muslim).
No comments:
Post a Comment