menu

Tuesday, 7 July 2015

Untuk calon imam ku

Dear you, lelaki yang kelak menjadi imamku,

hallo, bagaimana kabarmu? semoga Tuhan selalu menjagamu, hai lelaki yang akupun tak tahu siapa namamu dan tak tahu bagaimana memanggilmu.

mungkin kau jenuh lihat timeline yang penuh status kode sana sini, mungkin kau lelah dituntut jadi cenayang yang bisa meramal maksud hati, atau mungkinkah kaupun yang sedang galau sendiri mengharap dia bakal sadar diri?

oh ya, hingga memperkenalkan diripun aku lupa. Aku bukan seorang model Victoria's secret yang bodynya aduhai membahana, bukan Raisa yang suaranya mungkin buat kau terpesona atau putri salju yang kata cermin ajaib tercantik di dunia. tapi percayalah aku perempuan biasa, yang sedang berusaha meningkatkan kualitas diri dengan sebaik baik cara, karena aku tak mau kau kecewa jika melihatku yang tak ada apa apanya.

padamu akupun berharap hal yang sama, semoga kaupun sibuk memperbaiki diri disana, hingga saat itu tiba, kita saling menjaga dalam doa. Tenang, aku tak menuntutmu datang layaknya pangeran berkuda atau membangun 1000 candi hingga fajar tiba. Aku tahu, kita tak hidup di negeri abrakadabra. Cukup datang dengan versi terbaik yang kau punya setelah selesai memantaskan diri di mata manusia dan Sang Pencipta. Aku pun terus berusaha, agar bersama kita sempurna. aduhai so sweeetnyaaaa~

Pada Intinya, Sudahi galau cinta menye menye ala ala FTV di tivi. marilah bersama tingkatkan kualitas diri  hingga saat itu tiba nanti, agar kelak dimataku kaulah sang pangeran dihati dan dimatamu akulah si permaisuri.

Semoga segala untaian doa kita, semesta mengaminkannya, dan Tuhanpun menjawabnya.

dari : perempuan yang mendekapmu dalam doa

No comments:

Post a Comment