Ibu..
masih teringat tadi saat engkau menyuruhku mengantarmu ke pasar..
Dengan nada sinis aq menjawab..di pasar mana?kan sudah kemarin?aq ngantuk bu..dengan senyum engkau mengiyakan kata kataku..
.
Sadarkah ibu..aq sangat menyesal..menyesal telah menjadi anak yang tidak bermanfaat bagimu..
padahal aq tau memberi dunia dengan isinya pun tidak cukup untuk membalas kebaikanmu..
Padahal aq tau dengan berkata "ah" saja itu tidak disukai Allah..
Setelah merenung aq akhirnya merubah pikiran dan bersiap siap mengantarmu untuk ke pasar..
Lalu apa katamu? "ke pasarnya gk jadi nak soalnya ibu baru ingat uangnya gak ada.."
.
Sungguh ini membuat aq tambah menyesal bu..menyesal karena di bulan ramadhan ini aq tidak bersabar dengan mengiyakan permintaanmu dari awal..penyesalan yang kedua aq gagal mendapatkan pahala yang berlipat ganda, karena dengan niat mengantarmu ke pasar itu berarti sama saja aq membantu ayah, adik, nenek n kakek memberikannya makan untuk buka puasa.dan yang ke3 di umur yang sudah dewasa ini aq belum bisa membantumu dengan meringankan biaya rumah tangga padahal engkau telah pensiun..
.
Apakah kadang hidup ini rasanya sulit karena Allah tidak memberi ridho-Nya padaku disebabkan dosaku padamu bu?
Bahkan sampai saat ini aq jarang minta maaf padamu disebabkan aq malu, gengsi, takut..
.
Tapi..
Yang hanya bisa aq lakukan adalah dengan selalu mendoakanmu ibu..
dan impianku adalah ingin membahagiakanmu..
.
Semoga Allah mengampuni dosa kita dan menjadikan kita Hamba yang sabar, baik dan patuh pada orangtua..aamiin
.
menu
Wednesday, 8 July 2015
Ibu
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment